Gubernur BI: Kontribusi Smart City Sangat Besar bagi Perekonomian

Big Banner

JAKARTA – Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo mengatakan, kota pintar (smart city) harus terus ditumbuh kembangkan. Sebab, kota pintar ke depannya akan berpeluang besar memegang peranan penting bagi perekonomian dunia termasuk Indonesia.

Apalagi ke depannya, Indonesia masih memiliki ruang besar untuk memperbaiki ekonomi Indonesia. Meski saat ini kemajuan pada ekonomi Indonesia sudah terlihat.

“Kota cerdas ini kita simpulkan memang harus ditumbuh kembangkan karena ke depan ekonomi dunia termasuk Indonesia, sumbangsih dari kota cerdas itu akan besar,” ujarnya di Kawasan Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan, Jakarta, Sabtu (4/6/2016).

Di antara puluhan bahkan ratusan kota yang ada di Indonesia, lanjut Agus, DKI Jakarta merupakan salah satu kota yang paling berperan besar menjadi kota pintar d Indonesia dan bahkan paling cepat mengembangkan inisiatif kota pintar.

“Yang perlu dorong lebih jauh, DKI Jakarta sekarang ini adalah salah satu kota yang paling berperan besar kota cerdas di Indonesia,” jelasnya.

Akan tetapi, jika ingin memajukan atau mengembangkan kota pintar, tidak terlepas dari sumber daya manusia. Mulai dari faktor warga hingga lingkungan itu sendiri.

Oleh sebab itu, masih kata Agus, baik pemerintah daerah maupun pusat harus terus bersinergi untuk bekerja sama. Terutama pariwisata, mengingat Indonesia memiliki ragam dan kaya akan budaya.

“Kita harus terus mengembangkan yang khususnya peningkatan pariwisata,” pungkasnya.

property.okezone.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me