CTRA, Emiten Papan Atas Tetap Optimis Tumbuh Positif

Big Banner

PT Ciputra Development Tbk (CTRA) salah satu dari 10 emiten properti papan atas hingga Quartal 1 2016 tetap optimisme pertumbuhan positif sektor properti didukung oleh penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia dan penyempurnaan berbagai kebijakan.

Majalah Properti Indonesia (MPI) edisi Juni 2016 menurunkan laporan kiinerja sejumlah pengembang properti salah satunya adalah CTRA. Disebutkan bahwa laba bersih PT Ciputra Development Tbk (CTRA) pada kuartal I/2016 turun 37% menjadi Rp144 miliar dari sebelumnya Rp228 miliar seiring menurunnya pendapatan. Dimana pendapatan perseroan turun 8% menjadi Rp1,3 triliun dari periode sama tahun lalu sebesar Rp1,4 triliun.

Dalam siaran persnya, Corporate Public Relation Ciputra Group Eky Mery me ngatakan penurunan berasal dari penjualanresidensial sebesar Rp176 miliar atau 15%. Sementara pendapatan komersial naik Rp58 miliar, atau sekitar 19%.

“Pendapatan CTRA berasal dari kinerja anak perusahaan, yaitu Ciputra Surya (CTRS), Ciputra Property (CTRP) dan Ciputra Residence CTRR),” terangnya. Selama tiga bulan pertama tahun ini, CTRS berkontribusi terhadap penda patan sebesar Rp436 miliar atau 33%, diikuti CTRpsekitar Rp405 miliar atau 31%, CTRR sebesar Rp315 miliar atau 24% dan lainnya sebesar Rp149 miliar atau 11%.

Terkait kinerja selama tiga bulan pertama 2016, CEO Ciputra Development Candra Ciputra mengatakan, bisnis properti akan mengalami pertumbuhan positif, optimisme ini didukung juga oleh penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia dan penyempurnaan berbagai kebijakan yang mendukung bidang properti.  Di antaranya, kepemilikan properti oleh Warga Negara Asing (Foreign Ownership), Kontrak Investasi Kolektif-Dana Investasi Real Estat (KIK-DIRE), serta Pengampunan Pajak (Tax Amnesty).

Bersamaan dengan iklim ekonomi yang kondusif, CTRA tahun ini berencana meluncurkan delapan proyek residensial baru. Enam proyek landed residensial dan dua proyek high-rise yang berada di kota Jakarta dan sekitarnya, Yogyakarta, Batam, Lampung dan Samarinda.

Batam misalnya, dinilai perseroan sebagai daerah yang masih sangat menarik. “Prospek kota Batam masih sangat bagus sesuai dengan riset yang sudah kita lakukan,” kata Tulus Santoso, Direktur Keuangan CTRA.  Di batam  CTRA mengembangkan proyek baru secara join operation dengan luas lahan sebesar 20 hektare (ha).  (Riz)

mpi-update.com