Tingkat Konsumsi Masyarakat Tingi, Pasar Ritel Tetap Moncer

Big Banner

JAKARTA, jktroperty.com – Tingginya tingkat konsumsi masyarakat terutama di perkotaan ditenggarai telah mendorong optimisme para pengembang dan peritel untuk terus mengembangkan bisnisnya. Hal itu membuat pasok ruang ditel terus mengalami penambahan.

Survei Properti Komersial Bank Indonesia yang dipublikasikan pertengahan Agustus ini mengungkapkan pasokan kumulatif ritel strata title di Jabodebek mengalami penambahan sebesar 14.000 m2 sehingga mencapai 1,8 juta m2. Penambahan proyek ritel strata title antara lain berasal dari mulai beroperasinya Bekasi Junction.

Kontribusi ruang strata title terutama terdapat di wilayah Jakarta (71,76%), sedangkan kontribusi proyek ritel strata titile di wilayah Bodebek adalah sebesar 28,24% dari total keseluruhan pasokan. Mesikpun pasokan ruang ritel strata title masih lebih besar dipasok oleh Jakarta, namun ke depannya pasokan ruang ritel strata title akan lebih banyak berlokasi di luar Jakarta.

“Hal ini disebabkan oleh semakin terbatasnya ketersedian lahan kosong di Jakarta serta peraturan moratorium atas pengembangan pusat perbelanjaan di Jakarta,” demikian survey BI.

Tingkat penjualan tumbuh sebesar 1,27% (qtq) menjadi 90,15%, melambat dibandingkan periode sebelumnya yang tumbuh 4,46% (qtq). Sementara harga jual tumbuhh 6,23%(qtq) hingga mencapai sebesar Rp49,5 Juta/m2.

Kenaikan harga jual terutama terjadi di pusat ritel strata title di Jakarta (6,77%; qtq). Hal ini disebabkan oleh minimnya pasokan serta peningkatan harga lahan di Jakarta. Peningkatan harga jual yang lebih cepat dibandingkan dengan kenaikan tarif sewa menyebabkan menurunnya rasio rent-to-price ruang ritel di Jabodebek. (PIT)

jktproperty.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me