Palembang, 1 dari 10 Kota Potensial Investasi Versi MPI

Big Banner

Majalah Properti Indonesia (MPI)  edisi Juli 2016 menurunkan liputan utama tentang 10 kota potensial tujuan investasi properti. Satu di antaranya adalah Kota Palembang. Salah satu kota besar di Indonesia yang juga merupakan ibu kota provinsi Sumatera Selatan.

Palembang merupakan kota terbesar kedua di Sumatera setelah Medan. Letak Palembang cukup strategis karena dilalui oleh jalan Lintas Sumatera yang menghubungkan antar daerah di Pulau Sumatera. Selain itu di Palembang juga terdapat Sungai Musi, yang dilintasi Jembatan Ampera, yang berfungsi sebagai sarana transportasi dan perdagangan antar wilayah.

Sektor ekonomi yang sudah sejak lama menjadi andalan Kota Palembang adalah sektor industri pengolahan dan sektor perdagangan, hotel dan restoran. Perkembangan sektor industri pengolahan tidak terlepas dari peranan subsektor industri migas, industri pupuk, kimia dan barang dari karet, dan industri makanan. Sedangkan sektor perdagangan, hotel dan restoran didukung oleh subsektor perdagangan besar dan eceran.

Berkembangnya dua sektor andalan Kota Palembang ini mendorong sektor lainnya untuk berkembang, seperti sektor pengangkutan dan komunikasi, sektor keuangan, persewaan dan jasa perusahaan dan sektor jasa-jasa.

Kondisi ini pula yang pada akhirnya membuat banyak investor lokal maupun mancanegara tertarik menjalin kerjasama di bidang pariwisata dan transportasi termasuk properti. Meningkatnya pasokan hunian di Palembang tak hanya terjadi pada rumah sederhana bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) saja. Bahkan, rumah mewah untuk kalangan menengah atas pun mengalami pertumbuhan yang baik.

Survei Bank Indonesia pada triwulan III-2015 lalu mencatat, pertumbuhan harga rumah menengah di Palembang meningkat signifikan atau di atas rata-rata beberapa kota di Indonesia, yaitu sebesar 4,72 persen.

Tak hanya rumah tapak saja memang, sebab dalam tiga tahun terakhir bisnis highrise building berupa apartemen mulai menggeliat di Palembang. Hal ini ditandai dengan bermunculannya sejumlah proyek hunian vertikal di beberapa kawasan di Kota Palembang. Sebut saja Rajawali Royal Apartment, Palembang City Center Apartment, serta Basilica Bizpark Apartment. Sementara, harga yang ditawarkan mulai dari ratusan juta hingga miliaran rupiah.

Meski begitu, hingga kini belum satu pun apartemen yang terealisasi karena masih sebatas menyelesaikan pembebasan lahan. “Minat justu sangat tinggi sekali, dua pekan lalu setelah ajang pertemuan dengan calon pembeli sudah ada 20 unit yang dipesan. Mereka sudah berkonsultasi mengenai kemungkinan pembayaran berjangka dan potongan harga,” ujar Direktur Utama Apartemen Palembang City Center, Nicodemos Kasan Kurniawan. (Riz). MPI versi digital dapat diakses melalui: http://www.wayang.co.id/index.php/majalah/properti-indonesia atau https://www.getscoop.com/id/majalah/properti-indonesia.

mpi-update.com