Target RTH 30 Persen Bukan Hal Mustahil Bagi Jakarta

Big Banner

Jumlah lahan ruang terbuka hijau (RTH) terbilang masih minim. Saat ini, jumlah RTH di Jakarta hanya berjumlah 9,98 persen dari 30 persen yang seharusnya dimiliki oleh DKI Jakarta. Meski terbilang cukup padat oleh bangunan, menurut pengamat tata kota dari Universitas Trisakti, Nirwono Joga, bukan hal yang mustahil bagi Jakarta untuk memenuhi  RTH 30 persen.

“Tentu yang pertama diperlukan adalah penegakan aturan hukum yang tegas. Sebab sampai saat ini persoalan RTH belum dianggap sebagai sesuatu yang penting baik oleh pemerintah pusat maupun daerah,” tutur Nirwono.

Nirwono menyayangkan belum adanya sanksi tegas yang diberikan terkait pelanggaran tata ruang yang merubah RTH menjadi bangunan, termasuk yang dilakukan oleh pihak pemda sendiri.

“Jika dalam Rencana Tata Ruang Wilayah dan Rencana Detail Tata Ruang diterapkan RTH 30 persen, bukan hal yang sulit atau mustahil untuk diwujudkan. Jakarta potensi RTH publiknya 6-10 persen, RTH Privat ada 14-16 persen,” ungkapnya. 

BACA JUGA : Poin Dasar yang Harus Ada Pada Desain Taman Publik

Lebih lanjut Nirwono menjelaskan, Jakarta memiliki 13 bantaran sungai yang potensial untuk dijadikan RTH, 13 koridor rel kereta api, kolong jembatan atau jalan layang, di bawah menara saluran udara tegangan ekstra tinggi, revitalisasi 44 waduk dan 14 situ, serta ruang sepanjang 32 meter2 di pantura.

“Untuk taman yang sudah ada juga harus diberdayakan dan dihidupkan. Masyarakat harus dilibatkan dalam merawat dan menghidupkan, sehingga tumbuh rasa memiliki,” jelasnya. 

Saat masyarakat tidak punya rasa memiliki, maka tidak akan peduli jika suatu saat taman-taman atau lahan RTH tiba beralih fungsi menjadi bangunan komersial seperti mal.

rumahku.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me