Hati-Hati Minta Kredit Bank untuk Kekurangan Duit Renovasi

Big Banner
Ilustrasi foto: rumah123/iStock

Rumahmu mulai terasa tidak nyaman lagi, ada kerusakan di sejumlah sudut rumah. Ya, apa lagi kalau bukan harus diperbaiki. Istilah kerennya renovasi.

Renovasi kadang tak selalu hanya memperbaiki rumah di sana-sini. Jika ingin menambah ruangan atau bagian tertentu dari rumah, itu pun termasuk renovasi.

Apapun yang kamu inginkan, perbaikan rumah perlu kamu pikirkan dengan matang. Selain konsep dan desain renovasi, masalah biaya juga menjadi hal penting yang tidak boleh kamu abaikan. Perencanaan keuangan yang matang akan sangat menentukan kelancaran proses renovasi rumahmu.

Masalahnya, keterbatasan dana seringkali jadi kendala saat merenovasi rumah. Tapi, ada banyak alternatif cara untuk mengatasi masalah tersebut. Salah satunya dengan mengajukan kredit ke bank.

Baca juga: Solusi Dana Renovasi Rumahmu

Berikut ini beberapa hal yang kamu sebaiknya perhatikan sebelum merenovasi rumah dengan fasilitas kredit bank:

Perhitungkan budget untuk perbaikan rumah. Setelah itu, barulah kamu mengajukan kredit ke bank. Hal ini penting agar jumlah dana yang kamu ajukan sesuai dengan yang dibutuhkan.

Sebaiknya cicilan yang dibayarkan pada tiap bulannya tidak memberatkan kamu ke depannya. Usahakan cicilan sebesar sepertiga dari total pendapatan kamu per bulan.

Mintalah untuk mengajukan kredit dengan skema kredit pemilikan rumah (KPR) kepada bank agar jangka waktunya bisa diatur cukup panjang, sehingga cicilannya pun bisa lebih ringan.

Perhatikan juga pelaksanaan renovasi, jangan ditinggal begitu saja. Hal ini untuk menjaga agar aktivitas renovasi dapat berjalan dengan baik.

rumah123.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me