Sektor Apartemen Masih Tertekan

Big Banner

Housing-Estate.com, Jakarta – Memasuki triwulan kedua 2016 aktifitas pasar apartemen masih tertekan. Permintaan apartemen turun tipis 2 persen.  Pada triwulan lalu penyerapannya sebesar 72 persen, triwulan berikutnya terserap 70 persen. Penurunan ini karena jumlah pasokan terus bertambah. “Segmennya masih di kelas menengah karena harganya lebih terjangkau,” ujar Luke  Rowe, Head of Residential JLL Research Indonesia,  saat memaparkan market update sektor properti kuartal kedua 2016 di Jakarta, Rabu (20/7).

Ilustrasi

Ilustrasi

Luke menyatakan kalangan pengembang sudah lebih percaya diri dibandingkan tiga bulan pertama tahun ini. Ini terbukti dengan banyaknya apartemen baru pada triwulan kedua dengan penyerapan sebesar 3.100 unit.

Kendati masih dibayangi kelesuan ekonomi kalangan pengembang sudah lebih optimistis memandang prospek bisnisnya. Kebutuhan hunian yang tinggi dimanfaatkan kalangan pengembang dengan meluncurkan produk yang pasarnya paling gemuk seharga Rp15 – 20 juta/m2.

“Aktifitas di sektor apartemen belum meningkat. Hal ini disiasati kalangan pengembang dengan meluncurkann produk yang tepat secara konsep dan harga sehingga bisa diserap dengan baik oleh pasar yang paling membutuhkan,” imbuhnya.

housing-estate.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me