Dua Perusahaan Asing Minati Lahan ModernCikande

Big Banner

Jakarta – Dua perusahaan asing telah mengajukan minat membeli lahan di kawasan industri ModernCikande, Serang, Banten. Dari total lahan kawasan industri besutan PT Modern Industrial Estat itu kini yang telah dikembangkan mencapai sekitar 38%.

”Saat ini, ada satu perusahaan dari Singapura berencana membeli lahan seluas 1,6 hektare dan perusahaan lokal berencana membeli lahan seluas 5.000 meter persegi dalam waktu dekat. Juga ada satu perusahaan dari Korea yang potensial membeli lahan seluas 7 hektare,” ujar Tonny Hadhiwaluyo, presiden direktur PT Modern Industrial Estat, dalam publikasinya, di Jakarta, akhir pekan lalu.

Dia menambahkan, pada semester pertama 2016, anak usaha PT Modernland Realty Tbk telah berhasil menjual lahan sebanyak 12 hektare (ha) kepada investor baik dalam maupun luar negeri. Tahun ini, Modern Industrial Estat menargetkan pendapatan Rp 1,2 triliun.

ModernCikande selain menyediakan lahan industri siap bangun juga memasarkan produk Modern Office Factory (MOF). Tonny pernah mengatakan, MOF terdiri atas empat tipe yakni Tipe Lt/Lb 150/72, Tipe 250/190, Tipe 360/252, dan Tipe 450/304. Produk anyar ini dipasarkan dengan harga mulai dari Rp 900 jutaan sampai dengan Rp 3 miliaran per unit.

”Sementara itu, lahan industri siap bangun dipasarkan dengan harga Rp 2 juta per meter persegi mulai dari ukuran 3.000 m2. Telah terjadi kenaikan harga pada awal tahun 2016 sebesar 18% dan akan ada kenaikan harga lagi setelah dibukanya pintu tol Cikande pada akhir tahun 2016,” kata Tonny.

Andy K Natanael, corporate marketing Director PT Modernland Realty Tbk, pernah menjelaskan bahwa saat ini ModernCikande Industrial Estate merupakan salah satu kawasan industri terbesar di barat Jakarta. KI ini berlokasi strategis di Cikande, Serang, Banten atau sekitar 68 km dari Jakarta. Lalu, 75 km dari Pelabuhan Tanjung Priok dan 50 km dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta. ModernCikande Industrial Estate dapat diakses melalui tol Jakarta-Merak kemudian keluar melalui pintu tol Ciujung.

”Akses sangat dekat menuju tiga pelabuhan besar yaitu Ciwandan, Cigading, dan Merak Mas,” ujardia, dalam publikasinya di Jakarta, akhir pekan lalu.

Turnamen Golf

Sementara itu, Modern Industrial Estat menggelar acara Turnamen Golf ModernCikande di Padang Golf Modern, Tangerang, Banten, Jumat (22/7). Acara ini semacam Tenant Gathering dan merupakan agenda tahunan ModernCikande dalam bentuk Turnamen Golf yang baru pertama kali diadakan. Di tahun-tahun mendatang rencananya diadakan lagi Tenant Gathering dengan format yang berbeda.

”Acara Turnamen Golf ModernCikande ini digelar sebagai ajang berkumpulnya para direksi dan owner perusahaan-perusahaan penghuni kawasan industri ModernCikande beserta segenap top level management dan para stakeholders PT. Modern Industrial Estat dan PT. Modernland Realty Tbk.,” jelas Tonny Hadhiwaluyo.

Turnamen Golf ModernCikande diikuti sekitar 100 orang jajaran direksi dan owner perusahaan-perusahaan penghuni kawasan industri ModernCikande. Melalui turnamen tersebut diharapkan dapat meningkatkan keakraban antar penghuni kawasan industri ModernCikande maupun dengan segenap jajaran top level management PT. Modernland Realty Tbk. dan PT. Modern Industrial Estat. Selain itu, memberikan informasi perkembangan terbaru ModernCikande kepada para penghuninya.

ModernCikande Industrial Estate kini dilengkapi dengan infrastruktur berkualitas dan fasilitas-fasilitas pendukung serta pengaturan kawasan yang terencana dengan sangat baik. ModernCikande Industrial Estate juga memberikan jaminan ketersediaan listrik, air bersih, dan gas. Fasilitas yang sedang dibangun saat ini adalah hotel Swiss-Belinn ModernCikande bintang tiga berketinggian 10 lantai. Fasilitas lain dalam waktu dekat berupa Water Treatment Plant (WTP) yang ditargetkan selesai pembangunannya pada September 2016 dengan kapasitas awal 100 liter per detik.

Investor Daily

Edo Rusyanto/EDO

Investor Daily

beritasatu.com