Central Business District Jakarta Tak Lagi Menarik?

Big Banner
Ilustrasi (Foto: Rumah123/iStockphoto)

Sebutan Central Business District (CBD) ternyata tak berpengaruh pada serapan kantor di kawasan ini. Pada semester I-2016, tingkat penyerapan ruang kantor di luar kawasan CBD justru tercatat lebih besar.

Director Head of Research & Consultancy Savills Indonesia Anton Sitorus mengungkapkan, penyerapan di luar CBD lebih tinggi hingga 84 ribu meter persegi. Angka tersebut setara 65 persen dari penyerapan tahun lalu.

Baca juga: Kalau Rumah Jauh dari Kantor, Inilah Siasatnya

Sementara itu di kawasan CBD, serapan kantor hanya sekitar 29 ribu meter persegi. Angka yang bahkan lebih kecil dari 30 persen serapan pada  2015.

“Hampir tiga kali lipatnya dari daerah CBD. Padahal dari 2013, CBD mendominasi penyerapannya,” kata Anton pada Media Briefing Property Market Update, di Jakarta, Rabu (24/8).

Baca juga: Cara Oke Mindahin Kantor ke Rumah

Meski begitu Anton mengatakan, tingkat kekosongan ruang kantor di luar kawasan lebih tinggi dibandingkan vacancy di area CBD. Tepatnya 23 persen non-CBD dan 16 persen di area CBD.

“Penyerapan kebanyakan gedung-gedung yang lokasinya di Jakarta Selatan seperti koridor TB Simatupang, disusul Jakarta Utara, yang kebetulan memang menyumbang pasokan paling banyak.”

rumah123.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me