Pria Indonesia Dominan Pemburu Rumah. Berbeda di 3 Negara Lain

Big Banner

Jakarta MPI-OL. Portal penjual produk-produk  properti Lamudi dalam siaran persnya  mengatakan bahwa dibanding pria, wanita lebih mendominasi dalam proses pencarian rumah.

Terungkap fakta menarik melalui risetnya baru-baru ini. Di sejumlah negara berkembang, khususnya di Filipina, Bangladesh, dan Meksiko, terungkap bahwa wanita ternyata lebih aktif mencari dan membeli properti hunian.

Kesimpulan ini didasarkan pada riset dan analisa perilaku pencarian di situs Lamudi secara global. Misalnya di Meksiko, 60% pembeli rumah adalah wanita. Begitu pula di Filipina, di mana wanita menjadi pembeli rumah mayoritas. Untuk Bangladesh, ditemukan begitu banyak pasangan suami-istri yang tengah mencari rumah, tapi keputusan akhir lebih sering diambil oleh sang istri.

Global Co-Founder dan Managing Director Lamudi, Kian Moini, mengatakan, “Temuan ini menghapus beberapa stereotip seputar pembeli properti di kawasan emerging market. Laki-laki sering dianggap mendominasi proses pencarian rumah. Padahal perempuan di negara-negara ini lebih aktif dalam memilih properti yang kelak dihuni keluarga mereka.”

Namun hal ini tidak berlaku di Indonesia, karena berdasarkan hasil riset platform Lamudi Indonesia, di negara kepulauan terbesar dunia ini laki-laki lah yang lebih dominan. Terbukti lebih dari 50 persen pengguna situs pencarian properti online di dominasi oleh kaum Adam. Pengambilan keputusan dalam pembelian properti pun lebih banyak dilakukan oleh laki-laki, walaupun pada saat berkompromi pihak wanita juga kerap dilibatkan.

Selain itu, rata-rata usia pembeli rumah juga terungkap melalui riset ini, utamanya di kawasan benua Asia, Afrika, Timur Tengah dan Amerika Latin. Di Sri Langka, rata-rata usia adalah 50 tahun, sedangkan usia rata-rata pembeli di Kolombia mencapai 60 tahun. Cukup tua memang, apalagi dibandingkan dengan pembeli properti di negara lain. Katakanlah, Yordania, dengan rata-rata usia pembeli antara 28-38 tahun. Atau, Meksiko, dengan rata-rata usia pembeli berkisar 25-34 tahun. Sedangkan di Indonesia, usia pembeli rata-rata adalah 27 tahun.

Selain riset tersebut, di awal tahun ini, Lamudi juga telah menyelesaikan penelitian tentang kepemilikan rumah. Hasilnya, terdapat bias yang kuat terhadap pencari properti di beberapa negara. Filipina, misalnya, sebesar 69%, dari penduduk Filipina lebih baik memilih menyewa daripada membeli properti.

Sedangkan di negara lain, keadaan berbalik 180 derajat. Di Pakistan, sebagai perbandingan, kepemilikan rumah adalah norma yang sangat diutamakan. Setidaknya ada 72% orang Pakistan yang memilih membeli properti dibandingkan menyewa, demikian pula yang terjadi di Indonesia, memiliki rumah sendiri lebih menjadi prioritas utama bagi banyak orang ketimbang menyewa.

 

mpi-update.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me