Lagi, Pekerja MBR Dapat Kemudahan Beli Rumah

Big Banner
Ilustrasi. Foto: Rumah123/iStock

Para pekerja mendapat perhatian serius. Kali ini soal kepemilikan rumah. Jumlah pekerja, lebih-lebih yang berusia muda, berpotensial menyukseskan program sejuta rumah.

Demi mewujudkan hal tersebut, PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) bekerja sama dengan PTPP dan BPJS Ketenagakerjaan mengembangkan hunian bagi pekerja yang tergolong masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di seluruh Indonesia.

Kerja bareng tersebut melibatkan organisasi serikat pekerja, yakni Konfenderasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) dan Konfenderasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI).

“Kerja sama dengan PTPP dan BPJS Ketenagakerjaan akan mempercepat pembangunan rumah bagi pekerja,” ujar Direktur Utama BTN Maryono usai menandatangani perjanjian kerja sama antara BTN, PTPP, BPJS Ketenagakerjaan, dan KSPSI di Jakarta, Kamis (15/9).

Maryono menjelaskan, ini merupakan momentum penting karena BPJS Ketenagakerjaan memiliki anggota golongan pekerja yang sangat besar. Maka, pembangunan perumahan bagi pekerja MB butuh dipercepat.

“Yang akan membangun PP, kami sebagai pembiayaan akan membiayai konstruksinya agar cepat dibangun. Setelah konstruksi selesai, kami jadikan KPR,” katanya menegaskan.

Baca juga: Sewa-Beli, Bisa Jadi Solusi Hunian bagi Pekerja MBR

Menurut Maryono, masalah pendanaan bisa dari BPJS Ketenagakerjaan, pemerintah, atau dana pihak ketiga. Sumber dana tersebut nantinya akan disatukan, sehingga menghasilkan dana murah.

“Itu nanti akan kami blending, tapi yg paling besar dari BPJS Ketenagakerjaan. Kalau blending tadi sudah disampaikan dananya bisa lebih murah, apalagi ini program untuk pekerja,” katanya.

Karena dananya juga berasal dari BPJS Ketenagakerjaan, maka yang berhak mengikuti program ini adalah pekerja yang menjadi pesertanya. Pekerja yang seperti ini di seluruh Indonesia berhak mendapatkan program ini.

“Mana pekerja yang bisa dapat, mana yang tidak, itu nanti ada kriterianya. Lah percepatan pembangunan rumahnya ini nanti ada di PTPP,” ujar Maryono.

Sedangkan Direktur Utama PTPP, Tumiyana, mengatakan, dalam kurun waktu lima tahun ke depan, pihaknya merencanakan akan membangun hunian minimum 100.000 unit.

“Implementasi pengembangan hunian tersebut, PTPP akan dibantu oleh dua anak usahanya yaitu PT PP Pracetak dan PT PP Peralatan,” kata Tumiyana.

rumah123.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me