Minim, Pasokan dan Permintaan Apartemen Sewa

Big Banner

JAKARTA – Lembaga konsultan Leads Property Services Indonesia menyatakan, pasar apartemen sewa di Jakarta mendapat pasokan yang stagnan selama kuartal II-2016. Permintaan apartemen sewa meningkat, namun belum signifikan dibandingkan kuartal sebelumnya.

Chief Executive Officer (CEO) Leads Property Hendra Hartono mengatakan, masih rendahnya permintaan disebabkan karena beberapa perusahaan masih mengefiensikan anggaran mereka. Terutama, kata dia, untuk akomodasi staf serta mengurangi jumlah ekspatriat mereka.

“Pada kuartal kedua tahun ini, tingkat hunian secara keseluruhan sedikit menurun. Selain itu, sebagian besar apartemen sewa masih menggunakan tarif yang sama dengan tahun sebelumnya. Bahkan beberapa juga memberikan diskon untuk menarik penyewa,” kata Hendra di Jakarta, belum lama ini.

Dia mengungkapkan, sepanjang kuartal II-2016, tingkat hunian keseluruhan apartemen sewa yakni sekitar 74% atau mengalami sedikit penurunan sebesar 0,2% dari kuartal sebelumnya. Sedangkan tingkat hunian apartemen sewa non-serviced menurun sebesar 0,7% dari tahun lalu menjadi 74%. Sedangkan serviced apartment mengalami hunian stagnan dengan tingkat keterisian sebesar 74,3% atau sama dengan triwulan sebelumnya.

Selain dari sewa jangka panjang dari ekspatriat, sebagian besar apartemen sewa juga menerima permintaan dari sewa jangka pendek seperti perjalanan singkat bisnis dan liburan. Hal ini mampu menjaga tingkat keterisian apartemen sewa. Sementara, kata Hendra, warga negara asing yang mendominasi pasar apartemen sewa yakni berasal dari Jepang dan Amerika Serikat.

“Permintaan apartemen sewa cukup stabil di kuartal kedua karena adanya kontrak sewa baru. Diperkirakan, pertumbuhan terjadi pada kuartal ketiga setelah masa liburan,” katanya.

Investor Daily

Laila Ramdhini/EDO

Investor Daily

beritasatu.com

Large Rectangle
Large Rectangle

Share

Follow Me